Siklus Jambi
No Result
View All Result
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • HUKRIM
  • KABAR TNI/ POLRI
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • HUKRIM
  • KABAR TNI/ POLRI
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
Siklus Jambi
No Result
View All Result
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • HUKRIM
  • KABAR TNI/ POLRI
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK

DPRD Provinsi Jambi Minta Sinergi Pusat dan Daerah Diperkuat untuk Antisipasi Konflik Sosial

by admin
20/07/2026
in ADVERTORIAL, DAERAH, POLITIK
0

Siklusjambi.id – Komisi I DPRD Provinsi Jambi melakukan konsultasi kerja ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dengan Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Ditjen Polpum), Jakarta, Senin (20/7/2026).

Pertemuan tersebut membahas penguatan sistem penanganan konflik sosial, efektivitas Tim Kewaspadaan Dini Daerah (TKD), serta optimalisasi peran DPRD dalam menjaga stabilitas daerah.

Baca juga

Anggota DPRD Provinsi Jambi Apresiasi Persetujuan Gubernur Al Haris untuk Anggaran Zero ODOL

15/09/2026

DPRD Provinsi Jambi Terima Nota Keuangan Perubahan APBD 2026, Belanja Diusulkan Rp4,04 Triliun

14/09/2026

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Apresiasi Program Inpres Jalan Daerah Masuk Jambi

14/09/2026

Ketua DPRD Jambi M. Hafiz Dukung Optimalisasi Penerimaan Pajak Kendaraan

14/09/2026

Konsultasi dipimpin Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jambi, Hapis Hasbiallah, didampingi Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Samsul Ridwan. Turut hadir anggota Komisi I, yakni Pinto Jayanegara, Abunjani, Ibnu Sina, Chandra M. Alghiffari, Rucita, serta jajaran Sekretariat DPRD Provinsi Jambi.

Dalam pemaparannya, Ditjen Polpum Kemendagri menjelaskan implementasi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2012 tentang Penanganan Konflik Sosial beserta peraturan turunannya. Materi yang dibahas meliputi mekanisme pembentukan Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial, Tim Kewaspadaan Dini Daerah (TKD), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), hingga prosedur penetapan status keadaan konflik oleh kepala daerah.

Diskusi berlangsung interaktif dengan membahas tidak hanya aspek regulasi, tetapi juga tantangan implementasi di daerah. Salah satu fokus pembahasan ialah pentingnya sinkronisasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPRD, TNI, Polri, serta unsur masyarakat dalam mendeteksi dan mencegah potensi konflik sebelum berkembang menjadi konflik terbuka.

Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jambi, Pinto Jayanegara, menilai karakter konflik sosial kini berkembang lebih cepat seiring kemajuan teknologi informasi dan media sosial.

“Sistem kewaspadaan dini perlu terus diperbarui agar mampu mengantisipasi pola konflik yang tidak lagi hanya dipicu benturan fisik, tetapi juga penyebaran informasi, polarisasi opini, dan eskalasi melalui media sosial,” kata Pinto.

Dalam pertemuan tersebut juga dibahas penguatan fungsi Tim Kewaspadaan Dini Daerah dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat sebagai instrumen pencegahan konflik. Komisi I DPRD Provinsi Jambi menilai kedua forum tersebut harus berperan aktif memberikan rekomendasi kepada kepala daerah agar potensi konflik dapat ditangani sejak dini.

Selain itu, Komisi I turut mengangkat persoalan konflik agraria yang masih menjadi tantangan di sejumlah daerah. Menurut anggota dewan, penyelesaian konflik tidak cukup dilakukan melalui pendekatan hukum semata, tetapi juga memerlukan koordinasi lintas sektor, komunikasi yang efektif dengan masyarakat, serta pengambilan keputusan yang cepat oleh pemerintah daerah.

Ditjen Polpum Kemendagri menjelaskan bahwa kepala daerah memiliki peran sentral sebagai koordinator penanganan konflik sosial di wilayahnya. Sementara itu, DPRD menjalankan fungsi pengawasan, termasuk terhadap penggunaan Belanja Tidak Terduga (BTT) apabila status keadaan konflik telah ditetapkan sesuai ketentuan.

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jambi, Hapis Hasbiallah, mengatakan hasil konsultasi tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat koordinasi penanganan konflik sosial di Provinsi Jambi.

“Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, aparat keamanan, dan masyarakat merupakan kunci dalam menjaga stabilitas daerah di tengah dinamika sosial yang terus berkembang,” ujar Hapis.

Ia berharap masukan dari Ditjen Polpum Kemendagri dapat menjadi referensi dalam memperkuat sistem pencegahan konflik, meningkatkan efektivitas koordinasi antarinstansi, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang lebih responsif terhadap potensi gangguan stabilitas sosial dan politik. (*)

Share234Tweet146SendScan
Previous Post

Rock Rise Vol. VI Sukses Satukan Musisi dan Pecinta Musik Cadas dalam Satu Panggung

Next Post

Penampilan Superman Is Dead Jadi Magnet Konser Unity Fest Extended Version 2026 di Jambi

Artikel terkait

ADVERTORIAL

Anggota DPRD Provinsi Jambi Apresiasi Persetujuan Gubernur Al Haris untuk Anggaran Zero ODOL

by admin
15/09/2026
ADVERTORIAL

DPRD Provinsi Jambi Terima Nota Keuangan Perubahan APBD 2026, Belanja Diusulkan Rp4,04 Triliun

by admin
14/09/2026
ADVERTORIAL

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Apresiasi Program Inpres Jalan Daerah Masuk Jambi

by admin
14/09/2026
ADVERTORIAL

Ketua DPRD Jambi M. Hafiz Dukung Optimalisasi Penerimaan Pajak Kendaraan

by admin
14/09/2026
ADVERTORIAL

DPRD Jambi Dorong Kesepakatan dalam Sengketa PHK Harun Hamzah

by admin
09/09/2026
ADVERTORIAL

Anggota DPRD Jambi Minta Polda Telusuri Siapa Saja yang Diduga Menerima Aliran Dana

by admin
08/09/2026
Next Post

Penampilan Superman Is Dead Jadi Magnet Konser Unity Fest Extended Version 2026 di Jambi

Hafiz Fattah: PLTA PT KMH Harus Prioritaskan Kebutuhan Listrik Masyarakat Jambi

Pinto Jayanegara Soroti Deflasi Jambi Juli 2026, Stabilitas Harga Harus Terus Dijaga

Tawaran PI Naik Jadi 7 Persen, DPRD Jambi Dorong Manfaat untuk Pendapatan Daerah

Dugaan Penipuan Rekrutmen Bintara Polri di Jambi, Anggota DPRD Provinsi Jambi Minta Propam Mabes Turun Tangan

Discussion about this post

Berita Populer

  • Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol. Mulia Prianto. (Dok. Humas Polda Jambi)

    Triwulan I Tahun 2023, Polda Jambi Selamatkan 404.410 Jiwa dari Penyalahgunaan Narkotika

    624 shares
    Share 250 Tweet 156
  • Rayakan 15th Anniversary, X- Friends Jambi Siap Sambut Konser Road to TIPE-X #orcheSKA 30 Years Music Tour

    597 shares
    Share 239 Tweet 149
  • Rivan Saputra, Salah Satu Freelance LO yang Hampir Selalu Hadir di Setiap Event di Jambi

    594 shares
    Share 238 Tweet 149
  • Hadiri Harlah IKPMS ke-50, Gubernur Al Haris Puji Semangat dan Komitmen Mahasiswa Desa Simbur Naik

    592 shares
    Share 237 Tweet 148
  • Jadi Komandan Upacara Penurunan Bendera Merah Putih, Ini Profil AKBP Arief Ardiansyah Prasetyo

    592 shares
    Share 237 Tweet 148
  • Kemas Alfrabi Jadi Pemateri PKD ke-VII PMII Komisariat STAI Ma’arif Kota Jambi

    591 shares
    Share 236 Tweet 148
  • Kemas Alfarabi: Maknai Kemerdekaan dengan Inovasi dan Tanggung Jawab

    590 shares
    Share 236 Tweet 148

Beranda -- Disclaimer -- Hak Jawab & Koreksi Berita -- Iklan & Kerja Sama -- Kode Etik -- Pedoman Media Siber -- Redaksi -- SOP Perlindungan Wartawan -- Tentang Kami

No Result
View All Result
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • HUKRIM
  • KABAR TNI/ POLRI
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK